Poems

Aidil Fitri 2003

5

Selamat Hari Raya Aidil Fitri
The Blue Mosque, Turkey (c) 2001 Robert Downie @ philiphuang.com (edited by karlbum)
Kembali Ke Pangkuan Lebaran oleh karlbum
Lebaran menyinar kembali,
Penat lelah sebulan terubati,
Rasa rindu semakin membara,
Teringat sahabat serta saudara.
Lebaran menyapa sekali lagi,
Diufuk pagi nan suci,
Kanak-kanak ketawa riang,
Si remaja semakin girang.
Lebaran kembali menyinsing,
Hadiah dari ilahi,
Marilah kita ziarah-menziarahi,
Rakan dan taulan yang kian terasing.
Lebaran menjelma kembali,
menyegar kembali jiwa ini,
seribu keinsafan dirasa,
seribu kemaafan ku pinta.

Selamat Hari Raya Maaf Zahir dan Batin Smile

Gurindam Jiwa Merana

1

Hati gundah gulana,
Terseksa jiwa merana,
Tak terperi kesakitan,
Tanpa kesudahan
Hati gundah gulana,
Jiwa meronta-ronta,
Apakah indah apakah kerana,
Jiwa ku meminta minta,
Hati gundah gulana,
Sakitnya tidak terperi,
Lemah badan tidak kerana,
Sakit bukan umpama duri,
Hati gundah gulana,
Sakit nian tak bermadah
Bilakah akan bernoktah,
Terseksa jiwa merana.
Nota: Cuba untuk menggunakan kiasan sebanyak mungkin, menggunakan unsur-unsur bahasa klasik. Smile

Biar Ku Sendiri

4

Biar ku sendiri,
biarkan aku menjauhkan diri
aku harap kau mengerti
bukan aku tak sudi
Biarlah aku begini
Diri ini memang ganjil
Biarkan aku begini
Diri ini sangat degil
Aku tahu apa maksudmu
aku mengerti kehendakmu
Tapi aku tak mampu
dan juga tidak mahu
Bukan aku berlagak,
malah bukan lawak,
Tapi hakikatnya tetap sama
Aku tak ingin bersama
Biar ku sendiri
biarkan aku menjauhkan diri
aku harap kau mengerti
apa didalam hati ini…
Nota Kaki : Tidak ditujukan kepada sesiapa sekadar memanjangkan idea Smile
Masa: 1.30 am 14 Sept 2003
Tempat: Sudut Gelap Dalam Bilik
Status Mental : Mengantuk!

Walking In A Dream Land

3

I walk upon this lovely land
the land of my dream,
and yet i still remember my land,
a land that haunts my dream.
Di bumi ini aku mencari sebuah erti,
erti sebuah kehidupan,
dibumi sana aku diberi erti,
permulaan sebuah kehidupan.
Walking upon this land,
I remember my own land,
I long to be home, on my land,
I long to be in Malaysia, my homeland.
Hati Ku resah di sini,
Sentiasa saja terkenangkan pertiwi,
Hati Ku bukan di sini,
Sentiasa di sana, di pertiwi
Walking upon this foreign land,
I always remember my land,
The land of my people,
A land of great people.
Ku lihat mereka yang bertebaran,
Mereka yang bertebaran bersamaku
Apakah engkau sudah hilang ingatan,
ingatan tentang asal diri mu?
Have they forgetten their homeland?
Where their parents toils the land?
Have they ignored their calling,
A land of their own calling?
Ku berdiri dari jauh, hanya terdaya,
Hanya terdaya untuk mendoakan,
Mendoakan mereka yang bertebaran,
Kembali mengingati Malaysia…
Note: This poem was created especially for a friend who wanted something to recite for her Merdeka Day presentation. And here it goes… The theme requested was that of a traveller in another land. Longing for home… and seeing everyone else forgetting home.. Another request was also to make it in 2 language… it is not done in a translation form rather it is done in 2 poems that is severely(rigidly) connected Smile
Note2: Created under minimum time restraint this is not my best poem… Smile Do comment
Note3: Other working titles include : Traveller In A Dream Land

The Unfaithful Lover

2

Part 1 – Flitting Love
Would thee be happy to know I love thee,
Oh my dearest rose.. would thee,
I seek not thine’s love,
I seek only to profess my love,
My divine devotion to thee,
Can it be compared to a summer breeze?
Flitting, from time to time,
Yet there for all time…
Part 2 – Egoistic Man
Should I be in thee’s heart
For I seek not thy’s heart
As sure as I love thee
I would not be thee’s
For I cannot devote myself to one
Thus I cannot be thine’s
It would do grave injustice,
To all the women who craves me.
Note: This poem is done as an intentional pun for my friends… Razz you know who u are… the 1st part is for a friend who happily seeks love of others… then 2nd part is for a friend that has too many “peminat” ahahahah… no hard feelings ok Smile
Note2: This poem has been edited, to better the theme and such… If you have read it before.. try looking for the changes

Flying High

1

The birds above flying,
high above they are,
there they are soaring,
not a care for us here,
I wish I can fly with them,
for I want to be without care,
What a wonder to be with them,
Flying, soaring as what they are,
My hearts beat faster,
how it long to be at peace,
wishing that it too had the power,
the power of flight, of peace,
I wish I can fly away,
so I can leave all my trouble,
so I can go far away,
away from the material plane.
Rahman
2.04 am 24 May 2003
notes on the poem:
written on a melancholy morning, not sleeping for a day and more can have it’s effect. coupled with the environment its perfect Smile

sepi tanpa mu

1

bidadari
mengapa menyepi
mengapa kau biar diriku sendiri
apakah engkau sudah tidak sudi
untuk menyayangi
sayang
sedarkah betapa terseksa diri
setiap masa meratapi
setiap masa menangis sendiri
tak terusikkah hati
mengenangkan diri ku ini
something i wrote, something i feel
*listening to the mellow sounds of the aircond, hahahaha mad*
*Any fool can love somebody who’s perfect, somebody who does everything right. But that doesn’t stretch your soul. Your soul only gets stretched when you can still love somebody after they’ve hurt you.*

Bidadari II

0

Bidadari II by karlbum
Kawanku,
Dikala diriku gembira,
Kaulah penyambung ketawa,
Dikala ku kesepian,
Kaulah sebaik teman.
Sahabatku,
Dikala aku kehilangan,
Kaulah penyuluh jalan,
Dikala aku duka,
Kaulah penghilang lara.
Kekasihku,
Dikala aku mencintaimu,
Kau mencintaiku,
Dikala aku memerlukan belaianmu,
Kaulah yang setia membelaiku.
Bidadariku,
Dikala gembira, duka dan memerlukan,
Kaulah kekasih, sahabat dan juga kawan,
Kaulah yang segala diri ini perlukan,
Kaulah segala yang kuimpikan.
Kaulah segalanya bagi ku,
Hanya dirimu yang ku mahu.
-rahman-
2.27 am 8 mac 2003
=======
for our third month….

Bidadari

0

Bidadari ku….
Aku termenung sendiri,
meramal mimpi,
menilik nasib,
pada bintang yang sepi,
adakah cahaya kan kembali
menerangi hati ini,
adakah kau kan kembali,
menyinari hidup ini,
aku terpaku sayu,
mengenang saat itu,
diriku terasa bagaikan,
tanpa arah dilautan,

(more…)

Staring At The Cloudless Sky

2

Staring At The Cloudless Sky
by karlbum
I lay on my back,
staring at the cloudless sky,
gazing at the fields of stars
withered hopes and shattered dreams,
amidst the ruins of battle,
i wish for no more than,
for a drop of water
amongst the lonely battlefield,
beyond the aftermath of disgrace,
i hear foot falls,
i hear you,

(more…)

Go to Top